fosi's tags:
fosi reads (1):
Who's reading fosi (1):
Satu hal yang melekat dan berkesan dalam benak saya, ketika saya akan memasuki sebuah restoran Indonesia di daerah Kairo, saya melihat orang non-bahasa Indonesia dengan lancar ngobrol dengan teman-temannya pakai bahasa Indonesia. sebenarnya hal ini bukan hal yang pertama kali bagi saya menjumpai orang asing berbahsa Indonesia, karena saya juga punya teman orang Mesir yang pandai bicara bahasa Indonesia; namun ini sunguh luar biasa, karena saat ditanya dia dari mana, ternyata: dia berasal dari Madagaskar, sbuah negeri yang dibuat judul sebuah film kartun "Madagaskar."
 
Dulupun saya pernah punya teman asal Comoros, dia bukan hanya pintar berbahasa Indonesia melainkan juga bisa mengajar bahasa Perancis dengan bahasa Indonesia, dan dia sekarang berada di Malaysia, dia kuliah di sana, setelah sebelumnya mau ke Indonesia dan bermaskud belajar namun kesulitan untuk mendapat Visa.
 
Hal ini terus terang membuat saya, sebagai orang Indonesia, bangga karena saya tidak perlu susah-susah belajar dan menguasai bahasa orang lain: di mana-mana saya bisa bebas berbahasa Indonesia tanpa merasa kesulitan berkomunikasi dengan orang lain, layaknya orang Inggris atau Amerika, karena bahasanya mendunia.
 
Saya sangat salut, sebenarnya, pada orang-orang Indonesia yang ada di Kairo, karena hampir tempat belanja yang biasa di datangi orang Indonesia bisa berbahasa Indonesia, dan kita tidak perlu repot-repot menerjemahkan bahasa kita ke dalam bahasa mereka; tidak seperti negara China yang pelit dengan budaya mereka, mereka susah bergaul dengan orang di luar mereka, termasuk bahasa, yang membuat bahasa Indonesia lebih populer daripada bahasa China atau bahasa Jepang.
 
Namun, seperti yang sering saya tulis, setiap positif selalu ada negatif dan sebaliknya, ada impact yang tidak bisa dipungkiri: semakin banyak orang berbahasa Indonesia di negeri orang, membuat orang Indonesia sendiri tambah malas belajara bahasa orang lain, karena setiap berjumpa dengan orang asing, bukan kita yang dituntut untuk paham bahasa mereka, tapi mereka yang dipaksa belajar dan mengerti bahasa Indonesia.
 
Ketika saya dan teman saya, orang Singapore, lewat depan SIC (Sekolah Indonesia Cairo) saya perkenalkan dia tentang SIC, dia bertanya: orang mana saja yang sekolah di sana; saya jawab: orang Mesir dan orang-orang yang mau belajar bahasa Indonesia. Dia kagum dengan Indonesia, karena di samping dia tahu bahwa embassy Indonesia jauh lebih besar dan megah ketimbang Embassy Singapore, yang seharusnya embassy Singapore lebih megah dari Indonesia, ternyata Indonesia juga memiliki fasilitas mengenalkan budaya dan bahasa terhadap warga pribumi.
 
 
Fosi Frenzy,
Cairo, 18 November 2006


del.icio.us Digg reddit StumbleUpon

Comments

  • missb said on Nov 19, 2006....
    "tidak seperti negara China yang pelit dengan budaya mereka, mereka susah bergaul dengan orang di luar mereka, termasuk bahasa, yang membuat bahasa Indonesia lebih populer daripada bahasa China atau bahasa Jepang."
     
    Define maksud loe dengan negara china yg pelit dengan budaya mereka? As far as i'm concerned, chinese/japanese culture itu sangat mendunia. Semua orang di dunia ini tahu or atleast familar dengan chinese/japanese culture. So maksud anda dengan pelit?
     
    Bahasa indonesia mungkin jelas lebih popular di mesir or middle eastern countries dibandingkan dengan bahasa chinese or jepang. But in other parts of the world, i'm sorry, hardly anyone is familiar with indonesian language, never mind speaking it. Of coz, we're not talking about countries like singapore or malaysia.
     
    Chinese/Japanese people mungkin sedikit susah untuk bergaul karna language barrier. They're not too good with english. Bukan karna mereka pelit dengan budaya mereka or karna mereka tidak mau bergaul.
     
    Cheers!
  • fosi said on Nov 22, 2006....
    hahaha... orang china yah?
     
    tenang.. tenang... Orang China yang disini aku anggap pelit karena mereka memang tidak suka menyebarkan budayanya dengan cuma2... tidak gampang bagi kita untuk belajar langsung bahasa China dari orang China.... beda dengan orang Indo... mereka memberikan dan mengenalkan budaya mereka dengan free dan suka rela...
     
    Orang-orang yang bisa bahasa China, itu kebanyakan karena mereka memang belajar China dan masuk sekolah bahasa China.... beda dengan Indonesia, orang-orang bisa bahasa Indonesia karena orang Indonesia sendiri yang mengajarkannya pada mereka....
     
    Gitu loh....
  • fosi said on Nov 22, 2006....
    Terus, mengenai dunia lain yang tidak mengenal bahasa Indonesia, aku rasa karena orang-orang Indonesia di sana tidak bisa membawa misi budaya kepada mereka, dan mereka lebih suka memakai bahasa Inggris atau bahasa lain, karena dianggap lebih bergengsi.... padahal seperti yang pernah aku tulis dalam jawabanku dulu, google aja bisa bahasa Indonesia... tul ga? makanya aku juga lebih suka menulis dengan bahasa Indonesia, sebagai sarana pengenalan bahasa Indonesia pada dunia.... I Love Indonesia...

Comment on "Mengintip Perkembangan Bahasa Indonesia di Bumi Para Nabi"

current affair indonesia kairo cultures (Click to add tags below)

(Separate tags using commas, for example: New York, dating, vegetarian)
Comment Anonymously

Subscribe to the SoulCast Newsletter To Receive the Best Uncensored Blogs About Love, Sex, Relationships, God, Politics, and More.


Ever wonder what people really think and how they really live?

Read about the real lives of regular people like you whose powerful moving blogs will make you smile, cry, emotional, and warm inside.

Your FREE SoulCast newsletter is just moments away. Receive your first feel-good blog by entering your email address below.

First Name:
Your Email:


You can unsubscribe at any time with one click. We NEVER sell or share your email address with anyone. Period. close