Seperti apakah CD itu ?
Compact Disk (CD), VCD dan DVD sudah sering dijumpai dimana-mana. Benda berbentuk kepingan bulat berdiameter 12 cm ini telah banyak dijual oleh pedagang-pedagang kaki lima. Bermacam-macam penggunaannya, mulai dari sebagai penyimpan lagu-lagu favorit, film-film kesukaan, data-data penting sampai dengan program-program komputer yang rumit. Cukup banyak manfaat Compact Disc, pernahkah terpikir bagaimana benda ini bekerja dan dibuat ?
CD terbuat dari piringan plastik polycarbonate yang transparan dan dilapisi lapisan tipis alumunium murni sebagai cermin pemantul. Selain alumunium terkadang digunakan emas agar data yang disimpan dapat bertahan lebih lama. Kemudian Aluminium dilapisi dengan lapisan acrylic dan terakhir untuk mengenalinya diatas lapisan acrylic ditempelkan label dari CD tersebut.
Sebuah CD memiliki track spiral untuk menyimpan data dalam bentuk melingkar dari bagian tengah ke bagian luar. Track ini memiliki lebar 50 mikronmeter (1 mikronmeter = 0,000001 m) sehingga mampu menyimpan data yang sangat besar. CD dapat menyimpan data digital sampai 783 MB ( Mega Byte ) atau sekitar 74 menit mendengarkan lagu.
Data yang disimpan dalam CD berbentuk data digital bernilai 0 dan 1 yang dinyatakan dengan perbedaan ketinggian dari plastik polikarbonat saat pembuatannya. Adanya beda tinggi menyebabkan perbedaan pantulan sinar laser yang diterima oleh sensor photodioda. Daerah yang rata memberikan pantulan yang berbeda dengan daerah sumuran. Sensor photodioda dapat membedakan besarnya intensitas sinar laser yang dipantulkan pemukaan CD. Perubahan dari daerah rata ke sumuran dan dari sumuran ke rata memberikan perbedaan intensitas pantulan. Perubahan intensitas pantulan menunjukkan nilai 1 sedangkan jika tidak terjadi perubahan menunjukkan angka 0.
Untuk dapat mendengarkan lagu-lagu, menonton film atau melihat data yang disimpan di dalam CD sudah barang tentu kita memerlukan alat pemutar CD (CD-Player). Dalam CD-player terdapat beberapa komponen utama antara lain :
• Motor penggerak yang berfungsi untuk memutar CD dan dapat diatur kecepatanannya disesuaikan dengan kecepatan pembacaan data.
• Sebuah Laser dan sistem optik yang berfungsi untuk membaca daerah rata dan sumuran.
• Mekanisme tracking yang berfungsi untuk menggerakan laser sehingga dapat membaca data secara spiral. Sistem ini bergerak dalam skala mikron.
Data yang diperoleh kemudian dipindahkan ke sistem pengubah data digital ke data analog dan dengan berbagai proses rangkaian elektronik, data-data ini ditampilkan sebagai lantunan suara penyanyi favorit, permainan menawan para aktor pada film-film atau sebagai data-data penting pada skripsi, tesis dll.
Compact Disk telah berkembang yang awalnya hanya dapat dibaca saja, sekarang telah dikenal CD-R (CD-Recordable) yang dapat ditulisi sekali saja atau bahkan CD-RW (CD-Rewrite) yang dapat ditulisi dan dihapus untuk ditulisi kembali. Perkembangan ini dipicu keinginan untuk dapat menyimpan data pada CD karena berbagai keunggulan yang dimiliki, seperti : dapat menyimpan data yang besar, data disimpan dalam bentuk digital sehingga kualitasnya lebih baik dan lebih tahan lama,. Dengan berbagai keunggulannya itu dalam beberapa tahun terakhir CD sudah dapat menekan perkembangan pita kaset.
CD-R memiliki Struktur fisik yang agak berbeda dengan CD biasa. Perbedaan ini terutama untuk mengakomodir kemampuannya untuk dapat ditulisi. CD-R tidak memiliki sumuran atau daerah datar seperti CD biasa. Perbedaan intensitas laser pada sensor dapat diperoleh karena adanya zat pewarna transparan diantara plastik polycarbonate dengan lapisan aluminium. Zat pewarna transparan ini sangat sensitif terhadap panas yang ditimbulkan oleh sinar laser berkekuatan tinggi yang dibangkitkan CD-Writer. Apabila dikenai sinar ini zat pewarna transparan berubah jadi tidak transparan sehingga daerah itu menjadi tidak dapat memantulkan sinar. Timbulnya daerah tidak memantulkan ini hampir sama dengan adanya sumuran pada CD biasa, yang menyebabkan sensor photodioda dapat membedakan intensitas yang masuk. CD-R biasanya dijual dalam kondisi siap tulis. Pada penggunaanya CD-R memiliki kelemahan karena tidak dapat ditulisi kembali setelah diisi. Oleh karena itu kemudian berkembang CD-RW yang mampu ditulisi kembali setelah diisi data.
CD-RW memiliki lapisan paduan perak, indium, antimony, dan tellurium sebagai pengganti zat pewarna transparan. Lapisan paduan ini mampu mengalami perubahan struktur saat dikenai panas tinggi ( + 600oC), ia berubah jadi transparan tetapi saat dipanaskan sampai dengan temperatur 200o C lapisan berubah menjadi tidak transparan. Pemanasan sampai temperatur 600oC digunakan untuk menghapus data dan menyiapkan CD untuk penulisan selanjutnya, sementara pemanasan sampai 200oC digunakan untuk membuat daerah gelap yang tak memantulkan sinar. Perbedaan ini identik dengan sumuran dan daerah datar pada CD biasa. Kualitas CD-RW lebih rendah dibandingkan CD biasa karena pemantulan sinarnya kurang baik sehingga tidak semua CD-Player dapat membacanya. Oleh karena itu CD-RW jarang dipergunakan untuk menyimpan lagu. CD-RW biasanya hanya digunakan untuk menyimpan data pada perangkat komputer.
Penulisan data ke dalam CD-R dan CD-RW memerlukan perangkat penulis yang memiliki kemampuan membangkitkan sinar laser dengan energi tinggi dan terfokus sehingga mampu memberikan panas pada lokasi yang tepat sehingga data yang ditulis kualitasnya baik. Pada umumnya perangkat penulis ini menyatu dengan perangkat bacanya dengan tambahan peralatan yang mampu membangkitkan sinar laser kekuatan tinggi.
Jenis lain dari CD adalah DVD ( Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc). DVD hampir sama dengan CD hanya saja memiliki format yang berbeda dengan kerapatan yang lebih tinggi. Dengan kerapatan data yang tinggi DVD bisa memuat data lebih banyak dibandingkan CD. Data yang disimpan DVD bisa 7X data CD. Kemampuan menyimpan data lebih besar ini diperoleh karena DVD mampu memiliki beberapa lapis data spiral. Contoh struktur DVD dapat dilihat pada gambar berikut. Dengan kemampuan menyimpan data yang lebih besar kualitas tampilan yang dihasilkan DVD menjadi lebih baik. DVD saat ini sering digunakan untuk menyimpan film-film dan lagu-lagu karena kualitasnya yang sangat baik.
Sejauh ini CD dan variannya telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan industri musik, perfilman dan teknologi komputer. Perkembangan apa lagi yang akan terjadi di masa yang akan datang ? Kita tunggu saja.
Seperti apakah CD itu ?



